sahabat
kucoba dekati malam
di jenjang kosongku ini
aku pelihara juga
selembar oret-oretanku
tak kuanggap bagus
relasi yang disedarhanakan
membuang nomer ganjilku
pada nota kuning keluarga
biar saja mereka melihatku
setelah terpapar tumpah
kuubah sedikit senyumku
ujung pensil warna buyutku
kuharap semua menekuk lengan
bulan memintaku menangis
merekapun mencoba mencatat
lima bait tulisanku
yang kusamaikan tadi sore
hormatku….ehm…hanya sahabat ayah…sungguh…